Penyandang Cacat Dituntut Ciptakan Usaha Baru

E-mail Print PDF

Wali Kota Pekanbaru, Herman Abdullah meminta kepada penyandang cacat di Kota Pekanbaru untuk berkreativitas melahirkan produk untuk dikembangkan menjadi usaha baru. Sebab menurutnya, sebahagian besar penyandang cacat memiliki banyak waktu luang dan konsentrasi untuk berkreativitas.

“Organisasi orang cacat sangat berperan bila dikembangkan menjadi organsiasi yang bermanfaat bagi orang banyak. Wadah ini bisa saja dibentuk sebagai pusat  kreativitas orang cacat di Pekanbaru. Misalkan, menciptakan karya suvenir dan cenderamata dari hasil kreativitas orang cacat,” kata Wali Kota Pekanbaru, Herman Abdullah, sesaat sesudah pelantikan pengurus Badan Pembina Olah Raga Cacat (BPOC) Kota Pekanbaru Periode 2010-2015 di aula kantor Wali Kota Pekanbaru, Selasa (2/3/2010).   

Kata Herman, apabila usulan ini diterima, Pemko berjanji akan membantu dana untuk mengembangkannya. Dan bagi wadah yang menaungi orang cacat ini, seperti BPOC, dapat merangkul orang cacat supaya memiliki ketrampilan, bukan mengemis di jalanan. “Kalau mengemis di jalan, banyak risikonya. Lebih baik bergabung di sebuah organisasi yang bermanfaat,” pinta Wako.

Saat ini, Kota Pekanbaru membutuhkan banyak model cenderamata hasil karya lokal. Ditambah lagi, pada 2012 mendatang, Riau sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Olah Raga Nasional. “Kalau perhelatan besar ini berlangsung, otomatis, tamu-tamu akan mencari cenderamata khas Pekanbaru,” terang Herman.

Penyandang Cacat Jangan Beriba Hati      

Lebih jauh menurut Herman, orang penyandang cacat bukan berarti tidak memiliki hak seperti orang kebanyakan. Justru, katanya, banyak penyandang cacat yang memiliki kemampuan lebih ketimbang orang yang bukan cacat. “Makanya saya harap, penyandang cacat jangan beriba hati atas kekurangan fisik dan mental yang diberikan Allah. Dari kekurangan itu ada kelebihan, makanya harus terus berjuang untuk mandiri,” harap Herman.

Dirinya menghimbau, kepada Dinas Sosial dan Pemakaman Kota Pekanbaru untuk memperhatikan keberadaan orang-orang penyandang cacat ini, supaya diberikan ketrampilan agar bisa berkarya. “Jangan ada yang memandang sebelah mata terhadap penyandang cacat,” tegas Herman.(*)

Parlindungan | Edited Rbc  

TRANSLATE
Penyandang Cacat Dituntut Ciptakan Usaha Baru
Penyandang Cacat Dituntut Ciptakan Usaha Baru
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
Sosialisasi Izin Lingkungan
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online

 

Harga Bahan Olahan Karet (Bokar)

Periode 7 - 12 April 2014

 

Harga Bokar di Pabrik

Harga (Rp/Kg)

1

PT Rickry Pekanbaru

18.000

2

PT P&P Bangkinang

19.000

 

3

PT Tirta Sari Surya

 17.500

 

 

4

PT Andalas Agrolestari

17.500

 

 

 

 

Sumber: Disbun Riau

 

Harga Kelapa Butiran dan Kopra

Periode: 8 April 2014

No

Keterangan

Harga (Rp/Kg)

1

Kelapa bulat licin

                          1.600,-

2

Kopra mutu kering (100%)

7.500,-

3

Kopra mutu basah (80%)

4.400,-

4

Kopra mutu basah (60%)

3.900,-

 

Sumber: Disbun Riau

 

 

NAB

Danareksa: 5 Maret 2014
RIF RLF
NAB (Rp)
1,686.63 1,000.00
Hasil Investasi
30 hari terakhir (%)
-2.250.21 
1 thn terakhir (%)
14.89
Riil 1 thn terakhir (%)
- -
RIF : Riau Income Fund
RLF : Riau Liquid Fund

  TBS Sawit Periode :

 s/d 15 April  2014

 Umur Tanaman (Tahun)

 TBS (Rp/Kg)

3

1.400,74

4

1.564,08

5

 1.873,84

6

1.722,96

7

1.788,70

8

1.844,47

9

1.903,78

>=10

1.956,75

umber: Disbun Riau