FLPP, KPR Subsidi dengan Bunga Tetap

E-mail Print PDF
Pemerintah telah mengeluarkan skema baru tentang KPR bersubsidi yang dinamakan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Skema ini diterbitkan melalui Peraturan Menteri Perumahan Rakyat (Permenpera) No 14 tahun 2010.

“FLPP adalah dukungan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan kepada Masyarakat Berpenghasilan Menengah (MBM) dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah yang pengelolaannya dilaksanakan oleh Kemenpera dan disalurkan melalui perbankan,” terang Kepala BTN Cabang Pekanbaru, Utoyo Edi Purwanto, kepada riaubisnis.com di Pekanbaru, Jumat (8/10/2010).  

Dikataka Utoyo, BTN sebagai salah satu satu penyalur FLPP siap membantu masyarakat untuk mendapatkan produk FLPP yakni KPR Sejahtera Tapak dan KPR Sejahtera Susun.

Utoyo menjelaskan, KPR Sejahtera Tapak adalah kredit yang diterbitkan oleh bank pelaksana kepada MBR dalam rangka pemilikan Rumah Sejahtera atau (rumah bersubsidi) yang dibeli dari pengembang.

Sedangkan Skim KPR Sejahtera Susun adalah kredit yang diterbitkan oleh bank pelaksana kepada MBR dan MBM untuk pemilikan satuan rumah susun yang dibeli dari pengembang. MBR merupakan kategori masyarakat berpenghasilan maksimal Rp 2,5 juta perbulan. Dan MBM merupakan kategori masyarakat berpenghasilan maksimal Rp 4,5 juta perbulan.

“KPR Sejahtera sangat memudahkan masyarakat mendapatkan rumah bersubsidi karena bunganya tetap selama periode pelunasan. Bunganya mulai dari 8,15 persen sampai 9,95 persen tergantung besaran dana KPR yang disetujui bank penyalur,” terang Utoyo.  

Utoyo menyebutkan, pemohon KPR Sejahtera harus memenuhi syarat yang ditentukan. Yakni belum pernah memiliki rumah dan subsidi perumahan. Harus memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak dan SPT tahunan PPh Orang Pribadi. Selain itu juga harus memiliki KTP dan keterangan penghasilan bekerja.  

“Kita akan terus gencarkan sosialisasi KPR Sejahtera agar masyarakat paham dan penyalurannya pun tepat sasaran,” kata Utoyo. (*)

Zuprianto | Edited by Rbc

TRANSLATE
FLPP, KPR Subsidi dengan Bunga Tetap
FLPP, KPR Subsidi dengan Bunga Tetap
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
Sosialisasi Izin Lingkungan
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online

 

Harga Bahan Olahan Karet (Bokar)

Periode 7 - 12 April 2014

 

Harga Bokar di Pabrik

Harga (Rp/Kg)

1

PT Rickry Pekanbaru

18.000

2

PT P&P Bangkinang

19.000

 

3

PT Tirta Sari Surya

 17.500

 

 

4

PT Andalas Agrolestari

17.500

 

 

 

 

Sumber: Disbun Riau

 

Harga Kelapa Butiran dan Kopra

Periode: 8 April 2014

No

Keterangan

Harga (Rp/Kg)

1

Kelapa bulat licin

                          1.600,-

2

Kopra mutu kering (100%)

7.500,-

3

Kopra mutu basah (80%)

4.400,-

4

Kopra mutu basah (60%)

3.900,-

 

Sumber: Disbun Riau

 

 

NAB

Danareksa: 5 Maret 2014
RIF RLF
NAB (Rp)
1,686.63 1,000.00
Hasil Investasi
30 hari terakhir (%)
-2.250.21 
1 thn terakhir (%)
14.89
Riil 1 thn terakhir (%)
- -
RIF : Riau Income Fund
RLF : Riau Liquid Fund

  TBS Sawit Periode :

 s/d 15 April  2014

 Umur Tanaman (Tahun)

 TBS (Rp/Kg)

3

1.400,74

4

1.564,08

5

 1.873,84

6

1.722,96

7

1.788,70

8

1.844,47

9

1.903,78

>=10

1.956,75

umber: Disbun Riau