Tren Penurunan Harga TBS di Riau Terus Berlanjut

E-mail Print PDF
Selama tiga pekan terakhir, trend penurunan harga tandan buah segar (TBS) di Riau terus berlanjut. Pada pekan ini, berdasarkan hasil rapat Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau, Selasa (6/4/2010) di Pekanbaru, kembali mengalami penurunan.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, harga TBS untuk 7-13 April 2010 hanya Rp 1.414,88 per kilogram atau turun sebesar Rp 29,39 dibandingkan harga TBS pada pekan lalu, yaitu Rp 1.444,27 per kilogram.

Kepala Sub Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil, Disbun Riau, Ferry HC, kepada riaubisnis.com, Selasa (6/4/2010) di ruang kerjanya menjelaskan, terjadinya penurunan tersebut masih disebabkan oleh berkurangnya jumlah ekspor CPO Indonesia. “Menurunnya jumlah kuota ekpor CPO kita ke beberapa negara di Eropa dan konsumen lainnya, memang berdampak langsung terhadap harga TBS di Riau,” ujarnya.

Ferry menyebutkan, diputusnya kontrak kerja sama ekspor CPO oleh Unilever dan juga Nestle dengan PT Sinar Mas dan PT Duta Palma di Indonesia menyebabkan permintaan CPO juga berkurang. “Memang ini adalah masalah yang sedang dihadapi oleh industri CPO di Indonesia, berkurangnya permintaan dari dua perusahaan tersebut juga berdampak pada ekspor CPO Riau,“ ujarnya.

Meski terjadi penurunan, namun Ferry tetap berharap, agar para petani kelapa sawit di Riau tidak terlalu dipusingkan dengan hal ini. Ferry meyakinkan, kalau hal ini tidak akan berlangsung lama dan merugikan petani dalam waktu lama. Namun Ferry juga mengingatkan, kalau nantinya harga TBS di Riau akan juga terpengaruhi oleh masa peremajaan yang sebentar lagi dilakukan oleh petani sawit. Namun, ancaman yang paling serius, menurutnya, adalah terkait dengan rencana Wilmar Group yang akan berinvestasi di bidang perkebunan kelapa sawit dan akan dibangun di Afrika Selatan.

”Ini adalah masalah dan ancaman yang akan kita hadapi di masa yang akan datang, namun kita akan tetap carikan solusi dari masalah yang akan kita hadapi,” ujarnya.

Di sisi lain, untuk harga CPO sebesar Rp 6.775,67 per kilogramnya, harga kemel Rp 3.735,44 per kilogram. Sedangkan untuk kelapa butiran, kopra dan harga bahan olah karet (Bokar) tidak mengalami perubahan dibandingkan harga pada pekan lalu.(*)

Mukhtar | Edited by Rbc

TRANSLATE
Tren Penurunan Harga TBS di Riau Terus Berlanjut
Tren Penurunan Harga TBS di Riau Terus Berlanjut
 
 

 


 


 


 


 


Copyright © 2010 RiauBisnis.com Portal News
Sosialisasi Izin Lingkungan
Headline
  • Pause
  • Previous
  • Next
1/5
 

Majalah Venues Online

 

Harga Bahan Olahan Karet (Bokar)

Periode 21 s/d 26 Juli 2014

 

Harga Bokar di Pabrik

Harga (Rp/Kg)

1

PT Rickry Pekanbaru

15.500

2

PT P&P Bangkinang

16.000

 

3

PT Tirta Sari Surya

15.300

 

 

4

PT Andalas Agrolestari

15.300

 

 

 

 

Sumber: Disbun Riau

 

Harga Kelapa Butiran dan Kopra

Periode: 22 Juli 2014

No

Keterangan

Harga (Rp/Kg)

1

Kelapa bulat licin

                          1.700,-

2

Kopra mutu kering (100%)

6.400,-

3

Kopra mutu basah (80%)

4.400,-

4

Kopra mutu basah (60%)

4.000,-

 

Sumber: Disbun Riau

 

 

  TBS Sawit Periode :

23 Juli s/d 5 Agus  2014

 Umur Tanaman (Tahun)

 TBS (Rp/Kg)

3

1.297,78

4

1.449,57

5

 1.551,30

6

1.596,61

7

1.657,65

8

1.709,30

9

1.763,99

>=10

1.813,34

umber: Disbun Riau